Sabtu, 17 Januari 2015

KANGEN RUMAH

Ingin sekali rasanya pulang ke rumah walaupun hanya beberapa hari. Ini kali kedua saya meninggalkan rumah, tak terasa sudah satu tahun tiga bulan lebih saya meninggalkan rumah.

Ingin breakfast, lunch, serta dinner bersama keluarga, nonton bola bersama, pergi di kebun, menikmati ramainya suasana rumah ketika mama dan bapak dari pasar membawakan roti. Bahkan pengen ngerecokin adik-adik ku… apalagi adik perempuanku.

Aku masih ingat bagaimana rumah pertama kali di bangun, bagaimana bapak seorang lah dengan gigihnya memasang lantai serta dinding-dinding rumah walaupun sedikit demi sedikit dan pada akhirnya semua terpasang dengan rapi hanya untuk kita sekeluarga bisa berkumpul kembali saat itu dan sekarang rumah sudah banyak berubah terutama perubahan dapur yang dulunya masih beralaskan tanah dan sekarang dapurnya sudah setengah permanen. Apalagi sekarang sudah ada sumur di samping rumah. Sementara dulu untuk memperoleh air bersih dan mencuci pakaian kotor, kami mesti pergi di kali tuluhatombi atau arenda dan sekitarnya.

Aku masih ingat wajah lelah kedua orang tua ku ketika dari melakukan pekerjaan sehari-hari mereka bahkan aku masih ingat wajah mereka ketika marah, dan ketika mereka tertawa bahagia.

Aku masih ingat, ketika mereka (kedua orang tuaku) memanjakan saya hingga merawat saya ketika sakit.

Walaupun rumah kami sederhana, tapi rumah itu membuat kami benar-benar merasa nyaman. Rasanya beribu cerita tersimpan di dalamnya… dalam cucuran keringat, air mata, dan tawa bahagia kami terekam di sana.

Kapan ya saya bisa kembali kesana…


 “Aku rindu rumah dan keluargaku seperti ribuan mil yang kutempuh untuk mencari pekerjaan yang layak bahkan rinduku lebih dari itu”

Kangen Kalian…



Jakarta, 18 Januari 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar